HOME | HOT PICS | DOWNLOAD | EX-LINKS | IKLAN


Grand Paragon - a pattern of excellence is just a blog to share anything around the net!

PASANG IKLAN ANDA DISINI

Hanya Rp.1.000,-/hari
Klik disini untuk informasi selengkapnya!
Games Global Poster
Jasa Web Desain Professional Graphic Design Jakarta

Salah Satu Solusi Macet Paling Efektif di Jakarta

Helikopter Bell 407 buatan Amerika Serikat diparkir di heliport di
kawasan Lippo Karawaci, Tangerang, Banten. Penumpang helikopter itu,
Markus Parmadi (61), tampak bergegas.

Saya mengejar rapat di Jakarta dengan heli ini. Tadi pagi masih sempat
rapat di Karawaci,” kata mantan Presiden Direktur Lippobank yang kini
Chairman The Investor Group, anak perusahaan Grup Lippo.

Dengan kondisi kemacetan lalu lintas di Jakarta dan kota-kota
sekitarnya saat ini, Markus menilai helikopter dapat menjadi salah
satu alternatif sarana transportasi. “Kemacetan di Jakarta sudah
semakin parah,” kata Markus, Kamis (8/11) sore.

Markus Parmadi bukan satu-satunya penumpang helikopter yang
dioperasikan PT Air Pasifik Utama. Cukup banyak kalangan eksekutif,
pengusaha, dan pemilik perusahaan yang menggunakan helikopter sebagai
alat transportasi mereka.

“Sebagian pelanggan helikopter berasal dari korporat Grup Lippo. Mulai
dari Lippobank, Matahari, Multipolar, sampai Siloam Hospitals,” kata
Operation Manager PT Air Pasifik Utama Capt S Heru Susatyo.

Bagi mereka yang menganggap waktu adalah uang, helikopter menjadi
jawaban masalah kemacetan di Jakarta. Dengan helikopter ini, penumpang
hanya membutuhkan waktu 7 menit dari jantung kota Jakarta menuju
Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Helipad di Jakarta dibangun di
Hotel Aryaduta di Tugu Tani, Citra Graha di Jalan Gatot Subroto,
Kemang Village di Kemang, dan Hotel Aston di Jalan Sudirman.

“Dari lokasi mana pun di Jakarta menuju bandara, waktu tempuh hanya 7
menit,” kata Marketing Manager Maria Goretti Lioba.

Untuk menjaring penumpang umum, disediakan harga khusus ke Bandara
Soekarno-Hatta dari jantung kota Jakarta. Dengan harga Rp 3 juta
sekali jalan, penumpang helikopter akan mendapat layanan tambahan
gratis, yaitu kendaraan dari terminal kargo ke terminal keberangkatan
dan layanan check-in.

“Penumpang tinggal naik pesawat, dan tak perlu susah-susah check-in
lagi,” kata Maria Goretti. Heli ini memang mendarat di Terminal Kargo
Bandara Soekarno-Hatta.

Bukan kemewahan

Jessica Quantero, Direktur Kemang Village, mengaku, transportasi
dengan helikopter sangat membantunya, terutama mengejar rapat dari
Karawaci ke Kemang, yang harus diikutinya. “Naik heli di Jakarta
merupakan kebutuhan, bukan lagi kemewahan. Kalau naik mobil, dari
Karawaci ke Kemang bisa menghabiskan waktu satu sampai dua jam. Jalan
tol kan sulit diprediksi?” kata Jessica, yang sibuk menangani proyek
properti Kemang Village.

Berapa biaya naik helikopter ini? Tarifnya 1.400 dollar AS per jam
belum termasuk PPN, dengan sewa minimal satu jam. Uang sejumlah itu,
bagi kalangan eksekutif dan pengusaha, mungkin tak terlalu berarti
jika waktu betul-betul adalah uang.

Mungkin saja dengan helikopter, seseorang dapat menandatangani kerja
sama jutaan dollar AS di beberapa tempat. Di Jakarta, orang-orang
seperti itu tetap ada dan butuh naik helikopter untuk mencapai tujuan
lebih cepat. Jadi, pangsa pasarnya memang sudah ada.

“Bisnis heli ini sebenarnya dapat dikembangkan seandainya perusahaan
ini menyediakan helikopter double-engine. Ini berarti heli dapat
terbang 24 jam, termasuk pada malam hari,” kata Direktur PT Air
Pasifik Utama A Toos Sanitioso.

Saat ini helikopter yang digunakan masih single-engine, yang artinya
hanya dapat terbang dari pukul 06.00-18.00.

Banjir dan evakuasi medis

Helikopter tidak hanya dibutuhkan saat lalu lintas Jakarta mengalami
kemacetan, akan tetapi juga saat Jakarta tenggelam direndam banjir.
Capt Heru Susatyo menceritakan pada saat banjir hebat melanda Jakarta
tahun 2002, ia pernah mendarat di jembatan layang di Kuningan, Jakarta
Selatan, untuk menyelamatkan satu keluarga warga negara asing dari
Hotel Regent—sekarang berganti nama menjadi Hotel Four Seasons—
mengungsi ke hotel lainnya.

Kisah ini setidaknya menegaskan kembali betapa fungsi helikopter
menjadi sangat penting pada saat genting seperti itu.

Helikopter ini juga dibutuhkan orang sakit yang memerlukan pertolongan
cepat. Pasien dari berbagai kota seperti Tegal, Cirebon, dan Bandung
minta diangkut ke Siloam Hospitals Karawaci. “Banyak orang yang
nyawanya terselamatkan karena cepat mendapat pertolongan medis,” kata
Toos Sanitioso.

Perusahaan jasa penerbangan sipil ini juga melayani paket perjalanan
wisata untuk menyaksikan dari dekat keindahan Gunung Krakatau,
Kepulauan Seribu, panorama Puncak dan Gunung Gede. Tarifnya 350-450
dollar AS per orang.

Helikopter ini juga melayani penerbangan 30 menit untuk menikmati
kawasan Monas, Bundaran HI, CBD Semanggi, dan kawasan Jakarta lainnya
dengan tarif 135 dollar AS per orang.

Pada saat musim hujan seperti sekarang, dengan banyak lokasi di
Jakarta yang terkena macet dan dilanda banjir, helikopter tentu solusi
yang paling pas, terutama bagi kalangan yang punya cukup uang.

Oleh R Adhi Kusumaputra

Source

Silahkan Beri Komentar Anda Mengenai Berita/Artikel Ini.


Popularity: 2% [?]

Related Posts

Trackbacks

Leave a Reply

get yahoo smilies plugin or delete this text from comments.php