iPhone dan Twitter Ancam Eksistensi Google sebagai Situs Pencari Terbesar
Eric Schmidt, CEO Google dipaksa untuk melakukan koreksi atas pernyataan yang pernah ia ungkapkan pada Juni lalu bahwa situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter bukanlah pesaing Google. Seperti dikutip oleh Gizmodo pada Minggu (6/11/2011) lalu Schmidt mengakui bahwa pernyataannya itu benar-benar salah dan ternyata teknologi Internet sangat dinamis dan berubah secara drastis. Perubahaan anggapan Schmidt ini bukan tanpa alasan karena ternyata kehadiran fitur layanan pencarian dengan menggunakan perintah suara yang diluncurkan untuk produk iPhone serta mesin pencari Twitter belakangan mulai membuat pihak Google terancam sebagai perusahaan mesin pencari terbesar di dunia.
Siri merupakan fitur pengenalan suara yang disediakan oleh Apple di iPhone 4S yang dapat berperan sebagai mesin pencari dan asisten pribadi. Pengguna tidak perlu mengetik kata yang akan dicari, namun hanya mengucapkan kata pada perangkatnya. Otomatis, mesin pencari Siri akan langsung mencarinya. Fitur ini dikhawatirkan oleh Google karena dapat menggerus pangsa pasar sebagai mesin pencari terbesar di dunia.
Begitu pula yang ada di Twitter. Pengguna bisa menemukan apa yang sedang hangat dibicarakan pada saat tertentu melalui fitur Trending Topic atau mesin pencari Twitter.
Bagi Eric, situs jejaring sosial telah mengubah pengalaman orang dalam bersosialisasi. Bahkan telah mengubah cara berbelanja dari harus ke toko menjadi toko online.
Menurut Eric, fitur Siri pada iPhone menjadi pesaing khusus bagi Google karena sudah memberikan inovasi bagi situs mesin pencari. Google kini juga mendapat pesaing keras dari beberapa perusahaan kecil. Berdasarkan AppleInsider, fitur Siri pada iPhone malah menjadi “Pembunuh Google” (Google Killer) dan menjadi titik masuk bagi Apple dalam merambah bisnis mesin pencari.
Google sebagai perusahaan mesin pencari sedang dibuntuti oleh situs Bing dari Microsoft, Yahoo dan situs sosial media lain seperti Kayak, Amazon, WebMD, eBay dan situs lainnya.
Pimpinan Android, Andy Rubin mengaku kecolongan dengan fitur Siri dari Apple. Dia masih tidak percaya bahwa ponsel dapat menjadi asisten. Bahkan, Rubin juga sempat menyangsikan bahwa manusia bisa berkomunikasi dengan ponselnya.
Berdasarkan riset ComScore, aplikasi iOS Apple sudah diunduh oleh 43,1 persen pengguna perangkat Apple dunia. Sedangkan Android menyusul dengan 34,1 persen pengguna.
Meski masih kalah dengan Apple, pihak Google berjanji akan menjaga 65 persen pangsa pasar mesin pencari di seluruh Amerika Serikat, 95 persen pasar di Eropa dan 97 persen pasar ponsel pintar.






Trackbacks
Leave a Reply